SEJARAH

SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA YAYASAN AL-INAYAH

Pondok Pesantren Al-Inayah didirikan oleh seorang kyai, bernama K.H. Junaedi Aziz. Beliau dilahirkan di kampung Jerang Ilir Desa Karang Asem Kecamatan Cibeber Kota Cilegon tepatnya pada tanggal 2 Maret 1935.

Pendidikan yang ditempuh beliau, pada usia 7 tahun beliau masuk di Sekolah Rakyat (pagi hari) dan Madrasah Ibtidaiyah (sore hari) lulus tahun 1948. Kemudian melanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah Al-Jauharotunnaqiyah Cibeber lulus pada tahun 1951. Setelah lulus Madrasah Tsanawiyah, beliau melanjutkan ke PGA selama 6 tahun di Serang. Disamping sekolah, beliau juga menjadi santri di Cibeber kurang lebih 7 tahun dan mengikuti pengajian-pengajian pasaran di pesantren-pesantren di daerah Banten.

Pada tahun 1958 beliau menikah dengan Hj. Afifah. 14 Tahun setelah pernikahannya mulailah merintis mendirikan Pesantren di kampung halamannya, tepatnya tahun 1972. Pada saat itu murid/santri yang ada baru 20 orang. Nama pesantren mengambil dari nama ayahnya yaitu Pondok Pesantren Bani Aziz. Setelah 12 tahun berdiri, mulailah pesantren ini dikenal oleh masyarakat dan didatangi para santri dari berbagai daerah, baik dari Pulau Jawa maupun dari luar pulau Jawa. Dan pada tahun 1984, nama Pondok Pesantren Bani Aziz diganti dengan nama Pondok Pesantren Al-Inayah.

Untuk lebih memantapkan dan memberikan kesempatan kepada santri untuk belajar kejenjang yang lebih tinggi dan formal, dengan adanya dukungan penuh dari para wali santri, pada tahun 1988 didirikanlah Madrasah Tsanawiyah, dengan menggunakan fasilitas yang ada pada saat itu. Untuk mengembangkan pengabdian beliau kepada masyarakat, khususnya dalam dunia pendidikan, pada tahun 1990 Al-Inayah dijadikan nama sebuah Yayasan dengan nama Yayasan Pendidikan Al-Inayah. Setelah Yayasan ini berdiri maka didirikanlah Madrasah Aliyah yang bertujuan untuk menampung para lulusan MTs dan SLTP.

Dengan berdirinya Yayasan Pendidikan Al-Inayah, maka Yayasan membawahi beberapa lembaga pendidikan, adalah :
1. Pondok Pesantren Al-Inayah
2. Madrasah Tsanawiyah Al-Inayah
3. Madrasah Aliyah Al-Inayah
4. Majlis Ta’lim Al-Inayah

Pada tahun 1996 pendiri Pondok Pesantren sekaligus pendiri Yayasan di panggil oleh Allah SWT. yang maha Ghofur tepatnya pada tanggal 27 Juli 1996, dengan meninggalkan 1 Istri 3 anak perempuan 5 anak laki-laki serta meninggalkan 3 cucu perempuan dan 4 cucu laki-laki.Sebelum beliau meninggal kepengurusan Yayasan dan lembaga Pendidikan telah diserahkan kepada para putranya dengan disaksikan para dewan guru dan para santri.